[IMHO] LAHIR NORMAL SETELAH CAESAR, MUNGKINKAH ?

6

11/06/2013 by keluarga Oktafianus

ryu's deliverySebagai Ibu dua anak yang pernah mengalami dua proses ini pada saat kelahiran Vega (SC) + Ryu (Normal), saya menyikapi artikel dari WRM yg saya dapat dari #ArsipMilisSehat ini berdasar pada pengalaman pribadi ….

Pameo ” Once a C-Section always a C-Section.
Persalinan normal setelah caesar ini seringkali disebut ” Vaginal Birth After C-Section atau disingkat VBAC. Menurut penelitian di Cambridge University, Inggris, bayi yang dilahirkan melalui persalinan VBAC memiliki resiko 11x lebih tinggi daripada bayi yang lahir secara caesar yang kedua kali. Resiko yang mungkin dialami pada mereka yang mengalami persalinan VBAC adalah rahim robek pada bekas operasi caesar sebelumnya.Namun seberapa parah robekan pada rahim dipengaruhi oleh bentuk, arah dan letak sayatan operasi caesar yang pernah dijalani.Umumnya mereka yang memiliki bekas sayatan operasi yang melintang (tranversal)hanya memiliki resiko sebesar 0,2% -1,5% rahim robek, sedangkan dengan bekas sayatan operasi berbentuk memanjang(corpural/klasik) pada garis antara pusar dan bagian bawah perut resikonya 5,8% bahkan lebih.

Syarat yang harus dipenuhi oleh ibu yang ingin menjalani persalinan VBAC adalah sebagai berikut :
1.Hanya mereka yang memiliki satu atau dua sayatan operasi berbentuk mendatar bukan melintang
2.Harus memiliki panggul yang besar sehingga bayi dapat melalui rongga panggul dan jalan lahir
3.Tidak memiliki luka operasi lainnya selain bekas sayatan operasi Caesar Ex : operasi usus buntu
4.Yang memiliki luka bekas sayatan operasi berbentuk melintang sebaiknya tidak memilih VBAC
5.Yang memiliki komplikasi berkaitan dengan kesehatan organ reproduksi yang dapat menghambat/mengganggu kelancaran proses persalinan normal Ex:kanker mulut rahim,plasenta previa dan abrubtio plasenta
6.Dokter kandungan dan tenaga anestesi yang mendampingi harus siap untuk secara mendadak melakukan operasi caesar

Operasi caesar saat melahirkan memang perlu penanganan serius sesudahnya. Karena yang namanya operasi dimana bagian tubuh dibuat luka dengan sengaja, tentunya perlu perawatan serius sesudahnya. Seperti halnya operasi caesar untuk mengeluarkan bayi..tidaklah terbayangkan buat awam yang belum pernah mengalaminya. Trauma mungkin sehingga apabila harus hamil lagi dengan selang waktu yang tidak begitu lama.

Tetapi untuk masa sekarang operasi caesar tidaklah sesulit yang dibayangkan. Simak saja pengalaman Mom D USA salah seorang mommies WRM, “Saya anak pertama caesar, tapi anak kedua normal. Padahal anak pertama baru 9 bulan, sudah hamil lagi, tapi lahirnya bisa normal kok.

Kebalikan dari kasus Mom D tersebut menimpa anak seorang cleaning service kantor salah seorang mommies anggota WRM hampir setahun lalu melahirkan secara caesar karena posisi bayi yang melintang dan sekarang ketahuan hamil 3 bulan, tetapi disarankan dokter untuk dikuret (digugurkan) – alasannya sih karena belum 2 tahun operasi caesarnya. Dan karena yang bersangkutan termasuk kurang beruntung karena tidak punya biaya untuk kuret maka minum beberapa jamu dan obat peluntur untuk menggugurkan kandungannya, tetapi saat ini janin tidak gugur.

Dilema memang melihat kejadian tersebut di mana orang kurang beruntung yang notabene kurang pengetahuan and kurang biaya sehingga sulit untuk mendapatkan yang terbaik untuk kesehatannya. Tetapi alangkah lebih baik apabila janin yang sudah tumbuh 3 bulan itu dipertahankan dan diteruskan kehamilannya dengan menghentikan minum jamu atau obat peluntur yang bisa mengakibatkan kecacatan mental dan fisik maupun gangguan kesehatan lain apabila nantinya Tuhan mengijinkan untuk lahir ke dunia.

Kembali ke masalah jangka waktu untuk hamil lagi setelah operasi caesar, menurut pengalaman beberapa mommies minimal 6 bulan pasca operasi caesar rahim sudah siap untuk menerima janin, hal ini didukung oleh masukkan salah seorang dokter kandungan mommies WRM yang bermukim di USA, “..sesudah 6 bulan operasi caesar udah boleh hamil lagi. Dan melahirkannya pasti diusahakan normal dulu oleh dokter, kecuali kalau misal ada emergency situation / bayi hilang nafas, sakit mendadak atau tidak segera lahir lebih dari 4 jam sejak pembukaan 10, dilaksanakan dioperasi caesar lagi”

Tetapi ada pula yang menyarankan bahwa yang lebih baik adalah minimimal setahun setelah operasi caesar untuk hamil kembali karena dalam jangka waktu setahun rahim dan kulit sekitar perut diharapkan sudah benar-benar siap.

Untuk melahirkan kembali secara normal, ada pendapat dokter kandungan seorang mommies, kalau sebaiknya perlu menunggu 2 tahun untuk persalinan normal pasca operasi caesar.

Apabila ibu sudah siap untuk hamil kembali pasca operasi cesar (dalam jangka waktu yang tidak terlalu lama) tentunya harus mengikuti saran dan nasihat dokter kandungan masing-masing, jangan sampai terjadi seperti kasus tetangga salah seorang mommies WRM di Biak di mana ada seorang ibu yang jaitannya ‘jebol’ karena belum 1 tahun cesar ddan sudah hamil lagi. ‘Jebol’-nya itu waktu usia kandungan sudah 8 bulan. Akibat sering menyetir mobil sendiri dan naik motor sendiri.

Untuk menutup diskusi ini, ada satu masukkan menarik dari nasihat DSOG salah satu mommies WRM:
– Sejauh ini (waktu itu taun 99) sebenarnya tidak ada kata pasti tentang kapan boleh hamil lagi setelah
sesar. Biasanya para dsog mengambil amannya setahun. – Pelbagai hal yang dipertimbangkan antara lain
kembalinya elastisitas otot perut (yg relatif beragam tergantung watak kulit dan kebiasaan hidup si pasien),
bekas luka sudah merapat sempurna atau belum, benang jahit sudah terserap sempurna atau belum, terjadi
pelengketan pada organ lain atau tidak – 6 lapis kulit dan otot yang dibuka (cmiiw ya para dokter. Yang teringat baru epidermis, endodermis, otot rongga perut, kantong rahim). Semuanya ini perlu dijahit lagi. Nah, kepulihan irisan dan jahitan yg dalam itu kan tidak bisa dilihat. Walau waktu keterserapan benang jahit sudah bisa diperkirakan oleh produsen pembuatnya, pada setiap pasien bisa berbeda-beda tergantung penerimaan tubuh terhadap benda asing. – Pada sebagian orang, bisa terjadi perlengketan pada organ-organ lain di dalam rongga perut karena adanya “gangguan” sesar ini. Semakin sering operasi, semakin tinggi risikonya. makanya biasanya para dokter melarang ibu yang udah tiga kali sesar untuk hamil lagi. (ci/wrm)

Apa yang diulas diatas, rasional lah adanya…
beberapa kemungkinan fisik dan psikologis si ibu sangan mempengaruhi juga, saya mengalami sekali saat Vega dan Ryu, usia mereka bertaut hanya 2 tahun, saya melahirkan Vega 2005 dan melahirkan Ryu di 2007 dengan 2 metode persalinan yang berbeda…
Saya memang penasaran dengan melahirkan Normal, karena Vega berada dalam rahim saya hampir 10 bulan dan setelah beberapa daya upaya dilakukan, dari mulai induksi-vakum tdk membuahkan hasil, akhirnya Dokter memutuskan untuk sectio.
Kenyataan saya tdk dapat melahirkan normal kala itu tidak menyurutkan niat saya untuk lahir normal, berbekal referensi dari banyak pihak saya memutuskan diselang SC antara 15bulan saya bertekad lahir Normal, Alhamdulillah … semua berjalan lancar dengan 2 jahitan (saja)

pada prinsipnya selama keadaan si Ibu secara fisik-psikologis dan ‘keinginan-nya’ ada… biasanya semua berjalan “lancar”…

updated :
Please kindly read my latest blog of gave a birth for Our Jethro with no SC in here

Advertisements

6 thoughts on “[IMHO] LAHIR NORMAL SETELAH CAESAR, MUNGKINKAH ?

  1. yono says:

    Umumnya mereka yang memiliki bekas sayatan operasi yang melintang (tranversal)hanya memiliki resiko sebesar 0,2% -1,5% rahim robek, sedangkan dengan bekas sayatan operasi berbentuk memanjang(corpural/klasik) pada garis antara pusar dan bagian bawah perut resikonya 5,8% bahkan lebih.

    Syarat yang harus dipenuhi oleh ibu yang ingin menjalani persalinan VBAC adalah sebagai berikut :
    1.Hanya mereka yang memiliki satu atau dua sayatan operasi berbentuk mendatar bukan melintang
    2.Harus memiliki panggul yang besar sehingga bayi dapat melalui rongga panggul dan jalan lahir
    3.Tidak memiliki luka operasi lainnya selain bekas sayatan operasi Caesar Ex : operasi usus buntu
    4.Yang memiliki luka bekas sayatan operasi berbentuk melintang sebaiknya tidak memilih VBAC

    yang saya tanyakan :
    diatas saya baca bahwa resiko paling kecil terjadinya rahim robek pada VBAC adalah bagi yang punya sayatan melintang. sedangkan pada poin 4 disarankan yang memiliki luka bekas sayatan operasi berbentuk melintang sebaiknya tidak memilih VBAC.
    apakah ini bisa disimpulkan bahwa orang yg pernah operasi caesar tidak disarankan untuk VBAC pada kelahiran berikutnya?
    karena untuk yg sayatan melintang saja sebaiknya tidak memilih VBAC, apalagi untuk sayatan yg lain. trims untuk penjelasannya.

    Like

    • rockin family says:

      Dear Pak Yono,
      Terimakasih sebelumnya sudah sudi mampir ke blog kami
      saya kebetulan melansir info di artikel tersebut berdasarkan share arsip dari milis sehat, saya jg baru engeh, melintang itu “tegak lurus” bukan ya? *waduh kok jadi payah sekali ya bahasa indonesianya :)*
      atau melintang dan mendatar sama saja?
      logikanya sih, selama bukan jahitan tegak lurus, harusnya tidak ada masalah untuk lahir spontan
      buktinya saya, 29 september 2013 kemarin baru saja melahirkan anak laki-laki ke3 kami dengan spontan, tanpa jahitan

      Like

  2. halo mbak…wah alhamdulillah, excited bgt dengan pengalamannya.
    Boleh minta emailnya mbak? mau tanya waktu itu melahirkan di rumah sakit dan dengan dokter siapa?
    aku kebetulan lagi hamil anak ke-2 (abak pertama 3thn), maunya nanti VBAC.
    Kalo boleh mau tanya-tanya lagi dari pengalamannya mbak melalui email.

    Makasih ya

    Like

  3. heni says:

    mba saya ingin tanya mengapa jahitan tegak lurus lebih beresiko? share infonya ya… sy ibu mudah yg tengah hamil jalan 34 minggu. yang pertama cesar krn lewat waktu dan ketuban keruh mendadak di rekomendasikan untuk cesar. tapi entah apa alasan dokter waktu itu mengoperasi dengan posisi tegak lurus.

    Like

  4. irmailyasa says:

    Hallo mba trm ksh atas infony ini berguna sekali untuk sy,,tp sy mau tny mba,sy pernah mengalami melahirksn secara spontan dan ceasar yg pertma alhmdlh normal dan yg kedua hrs ceasar krn ank sy sungsang dan skrg sy sedang hamil yg ketiga jarak yg kedua ke yg ketiga ini 3,5 thn dan sy ingin sekali melahirkan secara normal/spontan apa ada resiko pd jahitan pasca ceasar yg terdahulu,,trm ksh..

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Jalan HIJRAH Menuju Kaffah

Jazakumullah Khoir

  • 71,033 hits
Irmalida

Stairway to Jannah

ShinnichiVegaKimirossi

My Life - My Hobby - My Ambition

Teddy Oktafianus

Menjemput Hidayah Menuju Hijrah Kaffah

KELUARGA OKTAFIANUS

Bersama Hijrah Menjemput Hidayah

%d bloggers like this: