Warm Blanket Hotel, Johor Bahru

Leave a comment

22/01/2015 by keluarga Oktafianus

warm blanket
Feeling so cold in this cozy budgeting hostel Warm Blanket surrounds Taman Bukit Indah, near from Legoland Malaysia and friendly environtment indeed #RockinTrip

Mendapat info tentang hostel murah yang dekat dengan Legoland Malaysia ini dari komen di forum TripAdvisor dan review pengunjung di agoda, hmmm… ternyata :

” Referensi memang perlu ..tapi jangan terlalu Percaya referensi dan rekomendasi orang lain bila kita benar-benar buta akan object tersebut, baiknya gunakan juga kebaikan tekhnologi macam search detail nya di google, analisa sendiri berdasar google map, jadi gak terlalu berharap sesuai dengan rekomendasi dan bayangan setelah membaca informasi dari referensi tersebut ”

Warm Blanket Hotel
20A , Jalan Indah 25/16 , Taman Bukit Indah 2,
81200 Johor Bahru, JH, Malaysia
Phone:+60 7-585 1422

Setelah beres urusan imigrasi dari Singapore ke Malaysia via Woodsland – Johor Bahru kami bergegas menuju exit gate, karena sampai Johor sudah malam, kami harus segera ke hotel, dari JB Sentral kami mengarah ke luar, selepas menuju Counter Taxi, carilah taxi warna merah yg ada counter nya jadi kita lebih tenang gak dibohongi dengan tarif mite yang kadang menguras tambang, menuju Taman Bukit Indah 2 memang dilihat di google maps tidak jauh, tapi tidak bisa juga dilalui tanpa berkereta, karena bukan pedestrian yang bisa dilalui dengan aman, memakan waktu hanya 15 menit dengan tarif yang kita bayar di counter RM 24.90, Johor bahru bukan daerah yang hiruk pikuk seperti Singapore atau Kuala Lumpur daerah tetangganya, kalau di Indonesia mungkin seperti Batam, daerah yang sedang berkembang, akan kita lewati Tune Hotel Danga Bay, Warm Blanket Hotel ini berada di antara ruko-ruko diarea Taman Bukit Indah, ini hotel budget alias hostel, jangan berharap yang berlebihan mengingat rate semalam nya pun tidak mahal, di agoda kita bisa dapat di promo harga 250.000 an, kalau on spot quad room yang kami pesan RM 70 an, thx to Agoda.

Warm Blanket Hotel fasilitasnya sesuai details yang kami dapat dari Agoda, wifi nya cepet banget, ngacir, Gadget kami semua nyala selama disana, kami dan anak-anak pun bisa tetap mengaktifkan bbm selama di johor, berkat wifi kencangnya, sebelum akhirnya kami memutuskan membeli kartu provider Malaysia.
Memang dibanding Tune Hotel Danga Bay, Warm Blanket Hotel jauh lebih dekat ke Legoland, tapi tetap saja, area Johor itu tidak bisa dilewati dengan berjalan kaki, sedekat-dekatnya ke mall tetap harus berkereta, karena tata letak kotanya tidak seperti Kuala Lumpur apalagi singapore.

TIDAK DISARANKAN MEMBAWA KELUARGA KE WARM BLANKET HOTEL, walaupun kamarnya bagus tapi sempit, mengingat lokasinya memang tidak terlalu dekat dari JB Sentral, dipastikan kita butuh waktu menuju hotel tersebut dan butuh mengeluarkan uang taxi pastinya, disarankan hotel yang dekat JB Sentral atau pilih Tune Hotel Danga Bay yang kalau memang rute ke Johor Bahrunya untuk Legoland, why??

Karena Harga Tiket Masuk Legoland Malaysia yang paling murah dan paling comfy karena ada shuttle car-nya HANYA di Tune Hotel, kecuali kalau kita bisa dapat promo tiket fisik dari Valadoo di Indonesia mungkin lain cerita, tapi dibanding beli langsung ke site Legoland atau ke travel agent, harga di Tune Hotel lebih murah banyak.
Hanya RM 400, sudah termasuk : 2 adult ticket, 2 child ticket dan Baby Jethro masih free karena dibawah 2 th untuk Theme Park Legoland nya dan akomodasi PP by Oddysey didrop off jam 9.30 di pick up jam 6pm, ada yang lebih murah??? kami sudah coba cari kemana2 tidak ada yang semurah itu.

Staff Warm Blanket Hotel sangat ramah, kami pun meng-ordernya untuk drop off kami ke Tune Hotel Danga Bay, yang letaknya lumayan jauh dari Warm Blanket Hotel, kami pun ditemani ke Seven Eleven terdekat untuk membeli provider U Mobile seperti yang disarankannya. Dengan membayar RM 15 sebagai jasa dan fuel-nya kami tidak repot lagi mencari taxi, karena hampir semua penduduk johor bahru punya kereta sendiri, jadi jarang bus dan taxi di area Taman Bukit Indah 2 ini.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s

Jalan HIJRAH Menuju Kaffah

Keluarga Oktafianus

*Ringkasan Adab Berhari Raya Idul Fitri* Sebelum kita –kaum muslimin- merayakan hari raya Idul Fitri tahun 1439 H, ada beberapa adab yang penting untuk diperhatikan. Siapa yang mengamalkannya, semoga ia mendapatkan limpahan pahala dari Allah subhanahu wa ta'ala. Berikut ini di antara adab tersebut yang kami ketengahkan dengan ringkas. Semoga bermanfaat dan diberi kemudahan untuk diamalkan. 1). Menghadirkan niat yang baik. 2). Mandi pagi sebelum menuju lapangan pelaksanaan shalat Ied. 3). Mengenakan wewangian bagi laki-laki. 4). Mengenakan pakaian yang rapi dan baru jika ada, utamanya yang berwarna putih (bagi laki-laki). 5). Menyisir dan merapikan rambut. 6). Mengeluarkan zakat fitrah sebelum menuju lapangan shalat Ied. Ini adalah waktu utama untuk mengeluarkan zakat fitrah. 7). Menyantap beberapa buah kurma sebelum menuju lapangan shalat Ied, utamanya dengan bilangan ganjil. 8). Bersegera menuju lapangan shalat Ied. 9). Menuju lapangan sambil bertakbir dengan mengeraskan suara (bagi laki-laki). Di antara lafal takbir yang shahih yaitu dari sahabat Ibnu Mas’ud radhiyaAllahu anhu yang berbunyi, “Allahu Akbar, Allahu Akbar, Laa ilaaha Ilallahu-Wallahu Akbar, Allahu Akbar wa Lillahil-Hamdu (Allah Maha besar, Allah Maha besar, tiada tuhan yang haq kecuali Allah, dan Allah Maha besar, Allah maha besar dan bagi Allah semata segala pujian).” (Sahih riwayat Ibnu Abi Syaibah) 10). Terus memperbanyak bertakbir hingga datangnya imam/khotib. 11). Mengajak para wanita untuk ikut menuju lapangan shalat Ied walaupun ia sedang haid, namun tentu saja mereka tidak boleh mengerjakan shalat Ied. 12). Mengajak anak-anak untuk ikut menuju lapangan shalat Ied. 13). Sunnahnya menuju lapangan shalat Ied dengan berjalan kaki. 14). Berangkat menuju lapangan shalat Ied dan pulang darinya melalui jalan yang berbeda. 15). Hanya mengerjakan shalat Ied dua rakaat. Tidak ada sholat tahiyyat lapangan, qobliyah dan ba’diyah Ied. 16). Saling memberi ucapan selamat dengan kalimat “Taqabballlahu minaa wa minkum (Semoga Allah menerima amal ibadah kita semua)” atau ucapan baik lainnya. 17). Tidak boros harta di hari raya. 18). Tidak berjabat tangan antara laki-laki dan wanita yang bukan mahramnya.
#repost @alquintjethro . . Me and My Custom Gun Made by Daddy,,,
JANGAN AJARI ANAKMU JADI PENGEMIS DI HARI IED FITRI "Liat tuh pakde datang. Salim sana biar dapat uang" . . "Ayo kita ke rumah teman ayah. Dia orang kaya, kalo kesana pasti dikasih" . . "Mana nih tante buat ponakannya masa belum dikasih. Tante kan kerja thr nya banyak" . . Dan ucapan2 sejenis yang kadang masih terucap dari lisan orang tua yg kurang kajian. . . Sungguh malang nasibmu, nak. Jika yang orang tuamu ajarkan adalah mental orang2 lemah. Mental peminta-minta yang justru sebenarnya dalam Islam sangat dilarang. . . “Barangsiapa meminta-minta padahal dirinya tidak fakir, maka seakan-akan ia memakan bara api" (HR Ahmad 4/165) . . Dalam islam kita diajarkan, sebaik-baik manusia ialah yang bermanfaat pada yang lainnya. Jika kita belum mampu menebar manfaat (berbagi) maka islam juga mengajarkan kita agar memiliki rasa Iffah. Yaitu rasa malu dalam takwa. Termasuk malu dalam meminta. Juga rasa Izzah, harga diri yang tinggi sebagai seorang muslim yang membuatnya tak mau merendahkan diri hanya demi rupiah. . . So, pilihan bagi muslim yang baik adalah berbagi atau tetap menjaga diri dari meminta. Tinggikan derajatmu dengan tidak mengajarkan si kecil meminta pada nenek, kakek, om, tante, paman, uwa, dll, dsb, dst di hari nan suci. Wallahu a'lam Karna mukmin itu ADAB DULU BARU ILMU 🌱
“Seorang hamba, ia membutuhkan majelis dimana ia menyendiri dengan Rabb-nya, ia mengingat satu demi satu dosanya lalu ia memohon ampun pada Rabb-nya.” (Al Imam Masruq -rahimahullah-, Mushannaf Ibnu Abi Syaibah) Saudaraku... Malam-malam inilah moment terbaik untuk berkhalwat (menyendiri) dengan ALLAH ta’ala. Berkhalwatlah... Karena para pencinta selalu ingin menghabiskan sebuah malam hanya bersama Dia yang ia cintai. Selamat datang 10 malam terbaik... Selamat menikmati keberkahan dan keindahannya. وفقنا الله واياكم لما يحبه ويرضاه في هذه الليالي ✏ Muhammad Nuzul Dzikri

Jazakumullah Khoir

  • 77,601 hits
%d bloggers like this: