SUAMI dan ANAK KETINGGALAN KERETA

1

25/01/2015 by keluarga Oktafianus

commuter
What Will You Do when You on the condition “SUAMI dan ANAK (*Vega-RYU) KETINGGALAN KERETA”
#RockinTrip

Hadehhhh…seumur-umur nih baru kali ini bisa-bisanya misah gegara suami yg sangat “mengikuti aturan” dan berbuah ketinggalan commuter yg didalamnya udah ada aku dan Jethro yg cuma bisa melongo dan panik gak tau mau ngomong apa…

Lepas dari perjalanan Johor – KL yg memakan 4 jam di dalam bus nyaman Causeway Express dan turun di TBS Terminal, kita lanjut naik commuter mengingat naik taxi sangatlah mengeruk tambang, jadilah kita beli tiket KMT yg cm RM1 adult dan RM 0.5 child menuju KL Sentral
Commuter disini jauh lebih okeh dibanding di indonesia, sad but true!
Suamiku takut kena fine krn disini banyak officer, sebagai warga indonesia yg ganteng dan baik, suamiku mengikuti aturan tidak masuk ke gerbong perempuan dan memberiku dan Jethro jalan duluan, sementara suamiku membawa anak2nya vega dan ryu digerbong lainnya, didepan gerbong lain tersebut suamiku pun dengan ramahnya memveri antrian pada yg buru2 kebelet mau naik commuter…. suwenya pas giliran suami dan anak2 mau naik eh gak ada tanda2 pintu mau ditutup eh dia nutup en tuh commuter melaju begitu saja… aku lihat daddy yg gak kalah melongo melihat semua ini terjadi… ya ampun …
Untungnya kami memakai nomor malaysia, didalam commuter daddy telp dan kita janjian di station tujuan
Dalam commuter cuma bisa foto2 aja sama Jethro sambil senyum2 sendiri .. di station midvalley banyak banget para laki-laki yg nengger digerbong ini, ladies coach, hadehhhhhh sama aja.. gak di Indonesia gak di Malaysia kecuali di Singapore, Patuhi Peraturan Kiss My Ass lah!!!

Pas ketemuan sama daddy di KL Sentral kaya film India..ciuman dan pelukan sedih sementara anak-anak cm melongo.. mungkin mau ngomong “biasa aja kelessss mommy.. .”
Hadeh, mengerikannya kejadian hari ini… keep stick together for better or worse, mungkin itu pesan moral yg bisa di stabilo!

Advertisements

One thought on “SUAMI dan ANAK KETINGGALAN KERETA

  1. Donna says:

    Hi my name is Donna and I just wanted to drop you a quick note here instead of calling you. I discovered your SUAMI dan ANAK KETINGGALAN KERETA | KELUARGA OKTAFIANUS page and noticed you could have a lot more hits. I have found that the key to running a successful website is making sure the visitors you are getting are interested in your niche. There is a company that you can get targeted visitors from and they let you try the service for free for 7 days. I managed to get over 300 targeted visitors to day to my website. Visit them here: http://innovad.ws/nod7-

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s

Jalan HIJRAH Menuju Kaffah

Keluarga Oktafianus

*Ringkasan Adab Berhari Raya Idul Fitri* Sebelum kita –kaum muslimin- merayakan hari raya Idul Fitri tahun 1439 H, ada beberapa adab yang penting untuk diperhatikan. Siapa yang mengamalkannya, semoga ia mendapatkan limpahan pahala dari Allah subhanahu wa ta'ala. Berikut ini di antara adab tersebut yang kami ketengahkan dengan ringkas. Semoga bermanfaat dan diberi kemudahan untuk diamalkan. 1). Menghadirkan niat yang baik. 2). Mandi pagi sebelum menuju lapangan pelaksanaan shalat Ied. 3). Mengenakan wewangian bagi laki-laki. 4). Mengenakan pakaian yang rapi dan baru jika ada, utamanya yang berwarna putih (bagi laki-laki). 5). Menyisir dan merapikan rambut. 6). Mengeluarkan zakat fitrah sebelum menuju lapangan shalat Ied. Ini adalah waktu utama untuk mengeluarkan zakat fitrah. 7). Menyantap beberapa buah kurma sebelum menuju lapangan shalat Ied, utamanya dengan bilangan ganjil. 8). Bersegera menuju lapangan shalat Ied. 9). Menuju lapangan sambil bertakbir dengan mengeraskan suara (bagi laki-laki). Di antara lafal takbir yang shahih yaitu dari sahabat Ibnu Mas’ud radhiyaAllahu anhu yang berbunyi, “Allahu Akbar, Allahu Akbar, Laa ilaaha Ilallahu-Wallahu Akbar, Allahu Akbar wa Lillahil-Hamdu (Allah Maha besar, Allah Maha besar, tiada tuhan yang haq kecuali Allah, dan Allah Maha besar, Allah maha besar dan bagi Allah semata segala pujian).” (Sahih riwayat Ibnu Abi Syaibah) 10). Terus memperbanyak bertakbir hingga datangnya imam/khotib. 11). Mengajak para wanita untuk ikut menuju lapangan shalat Ied walaupun ia sedang haid, namun tentu saja mereka tidak boleh mengerjakan shalat Ied. 12). Mengajak anak-anak untuk ikut menuju lapangan shalat Ied. 13). Sunnahnya menuju lapangan shalat Ied dengan berjalan kaki. 14). Berangkat menuju lapangan shalat Ied dan pulang darinya melalui jalan yang berbeda. 15). Hanya mengerjakan shalat Ied dua rakaat. Tidak ada sholat tahiyyat lapangan, qobliyah dan ba’diyah Ied. 16). Saling memberi ucapan selamat dengan kalimat “Taqabballlahu minaa wa minkum (Semoga Allah menerima amal ibadah kita semua)” atau ucapan baik lainnya. 17). Tidak boros harta di hari raya. 18). Tidak berjabat tangan antara laki-laki dan wanita yang bukan mahramnya.
#repost @alquintjethro . . Me and My Custom Gun Made by Daddy,,,
JANGAN AJARI ANAKMU JADI PENGEMIS DI HARI IED FITRI "Liat tuh pakde datang. Salim sana biar dapat uang" . . "Ayo kita ke rumah teman ayah. Dia orang kaya, kalo kesana pasti dikasih" . . "Mana nih tante buat ponakannya masa belum dikasih. Tante kan kerja thr nya banyak" . . Dan ucapan2 sejenis yang kadang masih terucap dari lisan orang tua yg kurang kajian. . . Sungguh malang nasibmu, nak. Jika yang orang tuamu ajarkan adalah mental orang2 lemah. Mental peminta-minta yang justru sebenarnya dalam Islam sangat dilarang. . . “Barangsiapa meminta-minta padahal dirinya tidak fakir, maka seakan-akan ia memakan bara api" (HR Ahmad 4/165) . . Dalam islam kita diajarkan, sebaik-baik manusia ialah yang bermanfaat pada yang lainnya. Jika kita belum mampu menebar manfaat (berbagi) maka islam juga mengajarkan kita agar memiliki rasa Iffah. Yaitu rasa malu dalam takwa. Termasuk malu dalam meminta. Juga rasa Izzah, harga diri yang tinggi sebagai seorang muslim yang membuatnya tak mau merendahkan diri hanya demi rupiah. . . So, pilihan bagi muslim yang baik adalah berbagi atau tetap menjaga diri dari meminta. Tinggikan derajatmu dengan tidak mengajarkan si kecil meminta pada nenek, kakek, om, tante, paman, uwa, dll, dsb, dst di hari nan suci. Wallahu a'lam Karna mukmin itu ADAB DULU BARU ILMU 🌱
“Seorang hamba, ia membutuhkan majelis dimana ia menyendiri dengan Rabb-nya, ia mengingat satu demi satu dosanya lalu ia memohon ampun pada Rabb-nya.” (Al Imam Masruq -rahimahullah-, Mushannaf Ibnu Abi Syaibah) Saudaraku... Malam-malam inilah moment terbaik untuk berkhalwat (menyendiri) dengan ALLAH ta’ala. Berkhalwatlah... Karena para pencinta selalu ingin menghabiskan sebuah malam hanya bersama Dia yang ia cintai. Selamat datang 10 malam terbaik... Selamat menikmati keberkahan dan keindahannya. وفقنا الله واياكم لما يحبه ويرضاه في هذه الليالي ✏ Muhammad Nuzul Dzikri

Jazakumullah Khoir

  • 77,601 hits
%d bloggers like this: