Bongkar Celengan untuk Starwars Day

Leave a comment

27/04/2015 by keluarga Oktafianus

image

Starwars Day yang serempak akan dirayakan di seluruh penjuru dunia pada tanggal 4 Mei disetiap tahunnya dan berpusat di Anaheim, mungkin terkesan lebay bagi yang tidak terlalu suka Starwars, tapi tidak buat Anak Kami ….

Bermula dari rencana perjalanan yang mendadak karena yang kami duga Starwars Day akan dihelat seperti biasa di Jakarta ditanggal yang sama dengan sebelumnya, ternyata tidak sesuai prediksi. Perayaan Starwars Day di Indonesia diselenggarakan oleh pihak MNC Channel dengan label Light Run yang tanggal 30 Mei dihelat di Pantai Karnaval, Ancol. Bertepatan dengan tanggal tersebut, Mommy ada acara Family Gathering di kantornya, jadilah kami sekeluarga akan ikut sampai tanggal 31 Mei 2015,

bagaimana dengan “janji orang tua terhadap anak?”

Anak-anak kami telah berbuat banyak hal positif, baik dan pintar, adalah hak mereka mendapat apa yang mereka harapkan dan yang telah kami janjikan mengingat mereka telah menunaikan kewajiban sebagai anak dengan sangat bertanggungjawab. Rencana tidak seindah kenyataan, baru saja 2 bulan yang lalu kami sekeluarga ke Legoland Resort Malaysia, masa kami harus kembali lagi ???
Akhirnya disepakati hanya Daddy, Vega dan Ryu yang berangkat, mengingat ini adalah perjalanan tanpa perencanaan anggaran dan tanpa persiapan sama sekali, Alhamdulillah dapat juga 3 tiket penerbangan Jakarta – Singapura untuk Daddy – Vega dan Ryu dengan harga yang tidak terlalu murah 😦
Masalah [sepertinya] beres.

Even young kids are brand- and consumer-aware these days, so don’t expect them to volunteer to scale back on their treats or activities right away. But if you want to encourage budgeting behavior, offer incentives to get kids on board.

Siapa sangka Anak kami Vega, menyodorkan Celengannya untuk dipecahkan…

Vega : “Please, Mommy Just let this money-box out and join with us for Starwars Day”

Mommy : “duh, no need to be like this Ve.. actually I have to arrange lotta job lists to do in my office, I love Starwars and I’d like to go but we need to stay in shape on a budget”

Vega : “okay”

Mommy : “phuifffhtttt”

Masalah [sepertinya] beres.

Mommy sedang masak tidak berapa lama Vega dan Ryu sedang menghitung uang kertas dan logam-logaman yang dia dapatkan dari dalam Celengan Kelinci yang sudah jebol, aduh.

Tidak mudah untuk menjelaskan kepada anak, tentang Financial Woes, Tight Budget dan lainnya.

Akhirnya hasil celengan Vega ditukarkan Ringgit Malaysia, untuk keperluan Vega disana. Yang membuat haru adalah, Vega ingin kebersamaan dalam setiap aktivitas, tapi Vega belum mengerti ada harga dari setiap kebersamaan, tidak selamanya harus bersama-sama apalagi pergi ke luar negeri, kejadian ini akan jadi PR bagi kami, mengatasi kondisi psikologis anak dalam ketidakberadaan kami, akhirnya Mommy dan Jethro pun ter-schedule terbang juga, InshaaAllah tidak ada hal buruk terjadi sepanjang perjalanan kami menuju Legoland Malaysia Resort.
Aaminn YRA.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

Jalan HIJRAH Menuju Kaffah

Keluarga Oktafianus

Hanya untuk 20 Orang Muslim/Muslimah di Indonesia, GRATIS Insyaallah dikirim senin 13 agustus siang. . . Syarat dan Ketentuan : 1. Kirim Alamat Lengkap (Nama Penerima, Alamat, Kodepos, HP)kirim ke WA #08561016661 . . 2. HARUS DIBACA BUKAN HANYA UNTUK KOLEKSI . . . #syiarsyari #free #giveaway #sunnahway #gratis #asysyariah
*Bismillah..* *HIKMAH LARANGAN POTONG KUKU & RAMBUT BAGI SHAHIBUL QURBAN* Nabi shallallahu ’alaihi wa sallam bersabda, مَن كانَ لَهُ ذِبحٌ يَذبَـحُه فَإِذَا أَهَلَّ هِلاَلُ ذِى الْحِجَّةِ فَلاَ يَأْخُذَنَّ مِنْ شَعْرِهِ وَلاَ مِنْ أَظْفَارِهِ شَيْئًا حَتَّى يُضَحِّىَ . ”Apabila engkau telah memasuki 10 pertama (bulan Dzulhijjah) sedangkan diantara kalian ingin berkurban maka janganlah dia menyentuh (memotong) sedikitpun bagian dari rambut dan kukunya.” (HR. Muslim) Berikut penjelasan dari syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin rahimahullah, . “Jika ada orang yang bertanya, apa hikmah larangan memotong kuku dan rambut, maka kita jawab dengan 2 alasan: Pertama: Tidak diragukan lagi bahwa larangan dari Rasulullah shallallahu ‘alaih wa sallam pasti mengandung hikmah. Demikian juga perintah terhadap sesuatu adalah hikmah, hal ini cukuplah menjadi keyakinan setiap orang yang beriman (yaitu yakin bahwa setiap perintah dan larangan pasti ada hikmahnya baik yang diketahui ataupun tidak diketahui, pent) Allah Ta’ala berfirman, إِنَّمَا كَانَ قَوْلَ الْمُؤْمِنِينَ إِذَا دُعُوا إِلَى اللَّهِ وَرَسُولِهِ لِيَحْكُمَ بَيْنَهُمْ أَن يَقُولُوا سَمِعْنَا وَأَطَعْنَا ۚ وَأُولَٰئِكَ هُمُ الْمُفْلِحُونَ Sesungguhnya jawaban orangorang mukmin, apabila mereka dipanggil kepada Allah dan Rasul-Nya agar Rasul menghukumi (mengadili) di antara mereka ialah ucapan, “Kami mendengar dan kami patuh.” Dan mereka itulah orangorang yang beruntung. (QS. an-Nur: 51) Kedua: Agar manusia di berbagai penjuru dunia mencocoki orang yang berihram haji dan umrah karena orang yang berihram untuk haji dan umrah juga tidak boleh memotong kuku dan rambut. . (diringkas dari Fatwa Nurun Alad Darb, link: http://www.ibnothaimeen.com/all/noor/article_6303.shtml) Sumber: https://muslim.or.id/22788-hikmah-larangan-memotong-kuku-dan-rambut-bagi-shahibul-qurban.html 1 Dzulhijjah 1439 kira2 bertepatan dengan hari senin, 13 agustus 2018, bagi teman2 yg berkurban, bisa potong kuku dan rambut sebelum tanggal itu. *Semangat BerKurban yaaa*🐄🐄🐑🐏🐪🐂
Para ulama Salaf mengatakan bahwa ilmu itu di-datangi, bukan mendatangi. Tetapi, sekarang ilmu itu mendatangi kita dan tidak didatangi, kecuali beberapa saja. Jika kita tidak memanfaatkan majelis ilmu yang dibentuk dan pelajaran yang disampaikan, niscaya kita akan gigit jari sepenuh penyesalan. Seandainya kebaikan yang ada dalam majelis-majelis ilmu hanya berupa ketenangan bagi yang menghadirinya dan rahmat Allah yang meliputi mereka, cukuplah dua hal ini sebagai pendorong untuk menghadirinya. Lalu, bagaimana jika ia mengetahui bahwa orang yang menghadirinya -insya Allah- memperoleh dua keberuntungan, yaitu ilmu yang bermanfaat dan ganjaran pahala di akhirat?! Seorang Muslim hendaklah sadar bahwa Allah Ta’ala telah memberikan kemudahan kepada hamba-Nya dalam menuntut ilmu. Allah Ta’ala telah memberikan kemudahan dengan adanya beberapa fasilitas dalam menuntut ilmu, berbeda dengan zamannya para Salafush Shalih. Bukankah sekarang ini dengan mudahnya kita bisa dapatkan bekal untuk menuntut ilmu seperti uang, makanan, minuman, pakaian, dan kendaraan?? Berbeda dengan para ulama Salaf, mereka sangat sulit mendapatkan hal di atas. Bukankah sekarang ini telah banyak didirikan masjid, pondok pesantren, majelis ta’lim, dan lainnya disertai sarana ruangan yang serba mudah, baik dengan adanya lampu, kipas angin, AC, dan lainnya??!! Bukankah sekarang ini berbagai kitab ilmu telah dicetak dengan begitu rapi, bagus, dan mudah dibaca??!! Lalu dimanakah orang-orang yang mau memanfaatkan nikmat Allah yang sangat besar ini untuk mengkaji dan mempelajari ilmu syar’i??? Bukankah sekarang sudah banyak ustadz-ustadz yang bermanhaj Salaf mengajar dan berdakwah di tempat (daerah) Anda, lantas mengapa Anda tidak menghadirinya?? Mengapa Anda tidak mau mendatangi majelis ilmu?? Sumber: https://almanhaj.or.id/3280-penghalang-dalam-menuntut-ilmu-niat-yang-rusak-ingin-terkenal-dan-ingin-tampil.html

Jazakumullah Khoir

  • 80,099 hits
%d bloggers like this: