ILC Lembaga Bahasa dengan Janji Tanpa Realisasi

Leave a comment

29/04/2015 by keluarga Oktafianus

ILCSemula saya berpikir hanya kami yang mengalami masalah ‘refund yang digantung’ macam ini, ternyata track record lembaga bahasa yang satu ini untuk urusan ‘ketidak jelasan’ management, pelayanan dan janji-janji memang sudah sangat populer. Bermula dari ketertarikan kami dengan men-submit nama anak kami Shinnichi Vega Kimirossi di ILC Lippo Karawaci untuk bergabung dalam lembaga bahasa yang saat kami ditawarkan dan memutuskan untuk mendaftar, bangunan ILC Lippo Supermall Karawaci dan fasilitas kelasnya pun belum ada, masih toko-toko lapakan DVD bajakan di basement, berdasar dengan tawaran dan janji Julia, leader para sales yang ada di booth depan Bread Life, Supermall Karawaci kalau tidak salah kurang lebih akhir September 2014 kala itu, membuat kami akhirnya melunasi pembayaran untuk 6 bulan pertama bonus 2 bulan dan dapat direfund, sebelum masuk jadwal belajar mengajar yang rencananya Oktober 2014. Semula kami ingin mendaftar untuk anak kami Takumi Ryu Braveian juga, tapi karena ‘seperti membeli kucing dalam karung’ akhirnya suami memutuskan membayar untuk Vega dulu dan oleh Julia, Ryu diberikan Free Trial di kelas yang ada di Mal Ciputra, Citraland.

Lewat telpon kami dikabari oleh Customer Service, jadwal belajar mengajar belum bisa dilaksanakan Oktober, karena Vega di Sekolah diharuskan ikut Kegiatan Ekstrakurikuler jadilah hari libur saya dan suami ke ILC Supermal Lippo Karawaci untuk membatalkan keikutsertaan Vega dan meminta untuk refund sesuai dengan kesepakatan semula, pada saat kami membatalkannya pun bangunan gedung ILC Supermal Lippo Karawaci belum set-up dan lepas bicara dengan sales representative di ILC Lippo Karawaci, saat itu bersama dengan Sam dengan manager areanya adalah Dolly atau Doddy, saya sampai lupa. Hasil dari kunjungan kali itu, Sam bilang akan membicarakan ke HO (Head Office, red) dan kami akan dikabari dalam 1 sampai 2 minggu, dan lepas dari pembatalan kami tidak berapa lama dari pihak customer service menghubungi kami memberitahukan schedule Vega masuk kelas di bulan November 2015, suami saya berang…
“loh, kami kan sudah mengajukan pembatalan ke pihak ILC Lippo Karawaci, kok malah diinfo schedule???”
Si Customer Service hanya merespon “Maaf Pak, kami dari Kantor Pusat, nanti coba kami sampaikan lagi ke management”
Saya dan Suami hanya lihat-lihatan, dan mengomentari…
“Duh, sekelas ILC loh… ”

Tidak ada reaksi positif, ditelponin nomor ILC Lippo Karawacinya, tidak pernah bisa-bisa, sampai akhirnya, kami kunjungi Gedung ILC nya yang katanya kala itu sudah beroperasi.
Betul, sampai sana disekitar akhir Oktober 2014, kami lihat bangunannya sudah jadi, dan sudah beroperasi, saat itu kami langsung diangkut Sam ke ruang meeting kecil yang ada di dekat kelas Nihon Go, hehehe…mungkin Sam takut kami mencak-mencak karena lobby kecil mereka sedang agak ramai, entah ramai yang mau daftar atau yang mau complain. Pertama kali yang saya tanyakan sama Sam adalah, “kenapa no telpon ILC Lippo Karawaci yang diberikan pihak sales saat kami registrasi tidak dapat dihubungi?”, Sam menjawab, nomornya salah dan dia memberikan nomor baru, hmmmm.
Suami saya pertanyakan, bagaimana ini?
Sam bilang, “Saya sudah bicarakan dengan atasan saya dan atasan saya sudah bicara ke HO (*kala itu saya dengar namanya entah Dolly atau Doddy, karena kalau Julia itu ada di HO sambung Sam) dan mengenai refund ini akan ada potongan administrasi”, Suami saya yang saat itu sedang buru-buru pun langsung jawab, “Iya kami tidak masalah ada admin fee nya, toh anak kami pun belum masuk, jadwalnya pun baru November nanti, kapan prosesnya dijalani dan harus berapa lama lagi kami menunggu?”, berusaha menenangkan Suami, Sam pun menjawab “Paling lambat 1 sampai 2 minggu Pak”, seperti telah terprogram, jawabannya jadi paten para sales representative ILC Lippo Karawaci mungkin ya.

Kami masih positive thinking dan percaya bahwa ILC bukan lembaga bahasa abal-abal.

Sampai akhirnya kami lelah, menunggu, menelpon Sam berkali-kali dan sampai akhirnya datang lagi ke ILC Lippo Karawaci untuk menagih janji, dan jawaban kali ini membuat kami terkejut, HATI-HATI DENGAN LEMBAGA BAHASA ILC.

Sam mengenalkan kami dengan Dandy, Area Manager pengganti entah Dolly atau Doddy yang sebelumnya menjadi Area Manager ILC Lippo Karawaci, saya menjelaskan duduk perkaranya lagi dari awal, Dandy orang yang baik, dia mendengarkan dan mungkin karena baru dia berusaha tenang menyikapi reaksi kami yang sudah sangat LELAH DIGANTUNG ILC.
Sampai akhirnya Dandy mengeluarkan statement ;

“Maaf Bapak-Ibu, saya baru disini, setahu saya diawal saya masuk disini memang management tidak memperbolehkan adanya REFUND, memang setelah saya masuk sini banyak sekali complain dari yang area manager sebelum saya belum selesaikan dan akhirnya saya informasikan orang tua yang complain refund untuk ke HO (Head Office,red) bertemu dengan Bapak Dhika, ini alamat HOnya Pak-Bu”, ujar Dandy seraya memberikan alamat HO dan contact person disana.

Kami tidak puas hanya seperti itu, kok tiba-tiba semua jadi “mentah”, kan respon terakhir yang saya dapat dari Sam sebelum ada Dandy, bahwa akan ada admin fee yang dipotong dari hampir 5 juta yang kami bayarkan untuk 6 bulan (* free 2 bulan keikut sertaan Vega). KAMI SUPER KECEWA.

Saya panggil Sam untuk menjelaskan duduk masalahnya di internal ILC, mengingat saya dan suami sudah sangat sabar dan mencoba memberi kesempatan pihak ILC untuk menyelesaikan.

Sam akhirnya menceritakan semuanya ;

KAMI BUKANLAH ORANG PERTAMA YANG DATANG UNTUK REFUND, JULIA SEKARANG SUDAH TIDAK ADA, ATASAN DIA YANG DULU PUN SEKARANG DIGANTI DANDY YANG SEKARANG, KARENA BANYAKNYA MASALAH REFUND DI ILC AKHIRNYA BERAKIBAT DIKELUARKAN PERATURAN BARU “TIDAK BISA REFUND”, SAM DAN MANAGER YANG DULU SUDAH MENCOBA, TAPI HO MENGELUARKAN KEPUTUSAN BARUNYA, KAMI DISARANKAN NAIK BANDING KE HO, BERTEMU DENGAN DHIKA.

Berikut adalah thread di Kaskus, para barisan sakit hati yg dijanjikan Lembaga bahasa ILC, klik ini.

Lepas urusan GPJB 2014, Suami saya menyempatkan diri untuk bertemu dengan Dhika, yang menantang dari kunjungan kami ke HO nya ILC ini adalah, SULITNYA MENCARI ALAMAT Jl Tanjung Duren Timur VI No 2, bolak balik area Tanjung Duren Timur, tidak ada plang yang menunjuk itu adalah Kantor Pusat International Language Centre ILC ataupun nomor 2, alhasil kami bertanya pada pemilik rumah Jl Tanjung Duren Timur No 2A, dimana No 2 nya???
pun si penghuni yang rumahnya ada toko Kue dan Roti di No 2A pun itu malah balik nanya Tanjung Duren? Tanjung Duren Timur? atau Tanjung Duren Timur Dalam?
Hadeh.

JANGAN PERNAH MEREMEHKAN TUKANG OJEK
Akhirnya Suami saya bertanya pada tukang Ojek, kami kontan kaget luar biasa, ya ampun ini kantor pusatnya ILC, kok kaya kost-kostan serius???
dari cerita dari Tukang Ojek mangkal disitu kami tahu bahwa banyak orang yang pada marah-marah nanyain kantor ILC.
Itu kantornya, bercat putih, kusam, lebih tepat seperti kost-an low budget … ya ampun 😦

Sampai didalam kantor, pun seperti kantor asal-asal ada bangunan, lobbynya gak merespresentasi kalau itu HO nya ILC, Kantor Pusatnya loh…
Pantas saja, banyak yang nyasar dan masalahnya pada nge-gantung.

ILCAlhamdulillah kami bertemu Dhika, Suami sampai kaget, ya ampun Dhika yang Manager di HO itu adalah dulu yang tahun lalu Sales Admin yang mengurus registrasi kami, akhirnya Suami saya ceritakan semua dan seperti biasa, jawabannya pun kalem dan sangat meyakinkan, “Oke Bapak, kami proses, saya akan bicarakan dengan atasan saya, seharusnya proses ini tidak makan waktu lama Pak, setelah di approve sama Pihak ILC, besok biasanya langsung transfer ke rekening yang diinfokan ke ILC.” Keluar dari Gedung tersebut seperti membawa harapan baru.
Dalam benak kami hanya ada satu, ooo…mungkin ILC menghindari pajak, makanya kantor pusatnya dibikin gembel kaya gini, kami masih berusaha positive thinking.

Janji tinggal Janji.
Dhika sulit dihubungi, sampai akhirnya saya coba hubungi lewat nomor kantor saya, karena lewat no HP, tidak bisa.
BERHASIL.
Saya bicara dengan Dhika menanyakan bagaimana progress nya.
NGENES.
Saya malah mendapat curhatan Dhika yang sudah 2 minggu an resign dari ILC, damn.
Saya diminta hubungi Pongky, karena dia adalah yang menggantikan Dhika sekarang.

C’MON !!!!
Uang hampir 5 juta tersebut memang mungkin tidak berarti buat kalian, tapi tidak bagi kami, yang sumpang sumbel mencari uang mengais -ngais rezeki halal, uang itu sangat berharga buat kami.
Tapi positive thinking kami was OVER !!!

Suami saya meminta saya menghubungi Pongky di HO, saya coba hubungi berkali-kali, Pongky belum datang, tidak ada di tempat, dan saat dimintai no HP nya, jawabannya tidak tahu.

LEBIH DARIPADA BERANG, MARAH DAN KECEWA.
Kami kembali lagi ke ILC Lippo Karawaci disuatu sore dihari Libur, pas sekali ada Dandy dan Sam juga beberapa Guru yang nongkrong di Meja Resepsionis, Kami enggan diajak ke ruang meeting, selesaikan di lobby biar semua orang tahu mungkin lebih baik, lelah menanti dan diberi harapan palsu dari Oktober 2014 sampai detik saya membuat postingan ini. Dilempar sana-sini dan berusaha sabar mengikuti birokrasinya. Kami enggan menemui Pongky di yang katanya HO tersebut, dihubungi ditelpon HO saja tidak pernah ada, bisa-bisa kami kesana, walaupun orangnya ada tapi dibilang tidak ada, mana kami tahu.

Dandy tidak berapa lama menghubungi suami saya, dan menanyakan lagi nama detail Vega dan akan menjadwalkan pertemuan kami dengan pihak Legal ILC, minggu kemarin lepas dari Dandy bbm suami saya, suami saya pun ditelpon customer service nya ILC, tololnya CS tersebut menanyakan Vega mau dijadwalkan kapan masuk kelas, kontan suami kaya mau makan tuh CS kalo tuh CS didepan dia mungkin…
” saya baru saja bertemu area manager ILC Lippo Karawaci mempertanyakan progress refund kami, lah ini ditanyain schedule Vega, kalian kok gak kompak banget sih ???”

“Okay Pak, nanti saya coba kordinasikan ke pihak ILC Lippo Karawaci, (alasan super standar) karena saya dari Kantor Pusat ILC”

*gasping*

Semoga Kesabaran ini masih tersisa.
Kami berpikir, management yang awut-awutan macam ini untuk sekelas ILC itu sangat memprihatinkan sekali.
Dari Julia, Dolly/Doddy, Dhika yang berakhir resign dan sekarang Pongky yang entah kapan resign juga benar-benar jadi warning, HATI-HATILAH MEMILIH LEMBAGA PENDIDIKAN BAGI ANAK.

Kami masih menunggu itikad baik Dandy menyelesaikan urusan Refund kami yang menguras energi dan melelahkan, kita tunggu saja di posting saya berikut, bagaimana update nya.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Jalan HIJRAH Menuju Kaffah

Jazakumullah Khoir

  • 71,279 hits
Irmalida

Stairway to Jannah

ShinnichiVegaKimirossi

My Life - My Hobby - My Ambition

Teddy Oktafianus

Menjemput Hidayah Menuju Hijrah Kaffah

KELUARGA OKTAFIANUS

Bersama Hijrah Menjemput Hidayah

%d bloggers like this: