Kalian Laki-laki kelak tentukan Arah Tujuan

Leave a comment

14/01/2016 by keluarga Oktafianus

vegaryujethro_” Jalan kalian masih panjang, gantung cita-cita setinggi yang kalian suka, tidak perlu ngoyo jadi pintar, pintar disekolah tidak menjamin keberhasilan hidup kalian, nikmati masa sekolah, jalani sesuai masanya, lakukan semua prosesnya, kalian laki-laki kelak menentukan arah tujuan, yg penting dari semua hanya satu ; setiap yang kalian lakukan adalah niat, yang kalian inginkan adalah doa dan setiap semua yang sesuai atau tidak sesuai harapan ujian dan semua keberhasilan adalah Allah yang memberikan…. jadilah generasi penuh empati”.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

Jalan HIJRAH Menuju Kaffah

Keluarga Oktafianus

#repost @ummu.ve MasyaaAllah Tabarakallah ❤❤❤ Ajari anak-anak sedini mungkin, Allah Azza Wa Jalla itu bersemayam diatas Arsy ~bukan~ : - ada dimana2 - ada dihati - ada dinadi - dll . . . Imam Syafi’i rahimahullah pernah mengatakan: “Makna firman Allah dalam kitab-Nya: مَنْ فِي السَّمَاءِ “…Dzat yang berada di atas langit…” (Qs. Al Mulk: 16). . . di atas Arsy, sebagaimana Dia firmankan: الرَّحْمَنُ عَلَى الْعَرْشِ اسْتَوَى “Allah yang Maha Pengasih itu berada di atas Arsy” (QS. Thaha: 5). . . Maka, Allah itu di atas Arsy sebagaimana yang Dia kabarkan sendiri, tanpa perlu mempersoalkan bagaimananya. . . لَيْسَ كَمِثْلِهِ شَيْءٌ وَهُوَ السَّمِيعُ الْبَصِيرُ “Tidak ada sesuatu pun yang sama dengan-Nya, Dia Maha Mendengar lagi Maha Melihat” (QS. Asy-Syuro: 11) [lihat: Manaqibusy Syafi’i lil Baihaqi 1/397-398]. . . Baca selengkapnya https://muslim.or.id/35542-imam-syafii-meyakini-bahwa-allah-berada-di-atas-arsy.html
INSYA ALLAH HARI AHAD, 29 RABI'UL AKHIR 1440 H / 6 JANUARI 2019 M DI MASJID ISTIQLAL - JAKARTA PUSAT ##### Bismillah *YAYASAN BAITUT THOLABAH* Mengundang Akhi Wa Akhowati Fillah di Acara : *GRAND LAUNCHING APLIKASI HALO USTADZ* Bersama para asatidz narasumber Halo Ustadz : 🎙Ust. Dr. Abdullah Roy, Lc. MA⭐ 🎙Ust. Anas Burhanuddin, Lc. MA 🎙Ust. Dr. Arifin Badri, Lc. MA⭐ 🎙Ust. Dr. Erwandi Tarmidzi, Lc. MA 🎙Ust. Dr. Firanda Andirja, Lc. MA 🎙Ust. Dr. Muhammad Nur Ihsan, Lc. MA 🎙Ust. Murthado Habibi, Lc 🎙Ust. Dr. Musyaffa Ad Dariny, Lc. MA 🎙Ust. Nafi Zainudin, Lc. M.Hi 🎙Ust. Nizar Saad Jabal, Lc. M.Pd 🎙Ust. Dr. Sufyan Baswedan, Lc. MA⭐ 🎙Ust. Dr. Syafiq Riza Basalamah, Lc. MA _( ⭐ = Berhalangan hadir )_ Disertai dengan : *TABLIGH AKBAR* Dengan tema : *BAHTERA KELUARGA* Pemateri : 🎙 *Ust. Dr. Syafiq Riza Basalamah, Lc. MA* 📃 _Didiklah Istri & Anakmu_ 🎙 *Ust. Dr. Firanda Andirja, Lc. MA* 📃 _Kiat-Kiat Bahagia Sekeluarga_ 🎙 *Ust. Dr. Erwandi Tarmidzi, Lc. MA* 📃 _Harta Halal Sebab Kebahagiaan, Harta Haram Sebab Kesengsaraan_ Waktu & Tempat : 📆 Ahad, 29 Rabiul Akhir 1440H / 6 Januari 2019 ⏰ 08.00 WIB s/d 11.30 WIB 🕌 Masjid Istiqlal Jakarta _*Gratis & Terbuka Untuk Umum*_ Pic Ikhwan : 0858 8310 8982 Pic Akhowat : 0813 8770 6902 “Barangsiapa mengajak kepada suatu kebaikan maka dia akan mendapatkan pahala sebagaimana pelakunya” (HR. Muslim). Mohon sebarkan, جزاك الله خيرا Semoga Allah memudahkan langkah kita untuk menuntut ilmu…
*HUJAN TAK SELALU MENUNGGU MENDUNG* ✍Oleh Ustadz Hasan Al Jaizy, Lc Anda merasa sebagian orang menjauh? Mari muhasabah. Jangan langsung menuding salah di mereka. Dahulu sang sahabat Muadz, menuding mereka yang membatalkan shalat di belakang beliau, sebagai munafiq. Rupanya bukan salah mereka. Bukan. Salahnya beliau, sang imam. Sampai Rasulullah menegur cukup keras, "Apa kamu pembuat fitnah wahai Muadz?" Di nasehat itu, titik introspeksi ditemukan. Sahabat Muadz adalah orang alim, shalih, kuat shalat panjang dan imam kaumnya. Lalu apa salahnya? Salahnya: Beliau mengkadarkan bahwa semua orang atau jemaahnya harus seperti beliau. Harus seidealis beliau. Harus sekuat beliau berdirinya. Tidak peduli bahwa di antara jamaah ada yang sudah tua. Ada yang belum siap. Ada yang mungkin juga belum lama hijrah. Ada pekerja. Ada ini, ada itu. Mari belajar. Padahal, bukankah tanda keilmuan seseorang dilihat dari panjangnya shalat dia?! Bisa jadi. Tapi jangan lupa juga, bahwa tanda inshaf dan kematangan ilmu seseorang, ia memahami kondisi manusia dan lingkungan. Menjadi orang hebat, tidak berarti boleh begitu saja menalarkan semua orang harus sehebat dirinya. Terlebih terhadap mereka yang memiliki udzur, baik usia, pekerjaan dan hal lain. Diketahuilah kemudian mengapa sebagian orang berlari menjauh, atau ada yang perlahan mundur dari hadapan kita. Belum tentu karena orang itu pemalas. Mungkin karena ego kita. Mungkin juga karena kalimat kita. Mungkin karena kita terkesan memaksa semua harus semisal kita, segera. Padahal niat kita baik. Sebagaimana niat sahabat Muadz pun baik. Sampai di telinga kita perkataan sahabat Ali bin Abi Thalib, "Beritakanlah kepada masyarakat, sesuai kadar nalar pengetahuan mereka." Ditakutkan, karena keluhuran kalimat dan istilah yang tertutur oleh kita namun salah dicerna, mereka malah mendustakan Allah dan Rasul-Nya. Padahal, semua Rasul pasti diutus sesuai dengan bahasa dan logika kaumnya. Tujuannya apa? Tujuannya agar hujjah menjadi jelas. Tujuannya agar mereka paham. Iya. Kita perlu cari cara terbaik dan terbijak, bagaimana masyarakat paham. 📷 By me . #syiarsyari #tickettojannah #makassar #mosque
Doa.. Ya Allah, berilah shalawat kepada Muhammad dan kerabatnya karena engkau memberi shalawat kepada kerabat Ibrahim. Sesungguhnya Engkau Maha Terpuji lagi Maha Mulia. Hadits.. Barangsiapa yang membaca surat Al Kahfi pada hari Jum’at, dia akan disinari cahaya di antara dua Jum’at. (HR. An Nasa’i dan Baihaqi. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini shohih sebagaimana dalam Shohihul Jami’ no. 6470)

Jazakumullah Khoir

  • 85,618 hits
%d bloggers like this: