Terima Kasih Masa Lalu

Leave a comment

01/09/2016 by keluarga Oktafianus

meSaya tidak mau menyesal atas masa lalu, kalau kemarin jika ditanya :

” kenapa saya masih menyimpan foto-foto masa lalu, kan sekarang sdh berhijab? ”

Karena KURANGNYA ILMU SAYA membuat saya merasa maklum dengan sikap tersebut, ditambah enggan dicampur malas menyeleksi photo yang sudah terlanjur ter-upload dan akhirnya secara sengaja dan bangga membiarkan foto-foto era tersebut tetap ada…
setelah beberapa bulan saya analisa, ternyata … masih ada rasa ‘ingin diperhatikan’, ‘senang dipuji’ dan ‘tidak mau kehilangan kesenangan masa lalu’ dalam diri saya, Naudzubillah.

Saya memang PELAKU YANG SADAR BETUL, BERHIJRAH ITU TIDAK MUDAH (*** walau sebenarnya mudah, selama saya benar-benar mau meninggalkan kesenangan dunia yang rawan menimbulkan fitnah, ujub, riya dan takabbur)… dan saya yakin, tidak mudah diwaktu sempit saja menghapus semua yang sudah di dan ter- crawl google begitu saja… saya masih merasa perlu menggunakan sosial media sebagai wadah ‘pembelajaran’ dan diselanya SAYA AKAN HAPUS SEMUANYA, karena menjadi fitnah dan membiarkan orang lain menggunjing adalah perkara yang salah… saya membiarkan orang yang dengan penyakit hati tersebut makin sakit hati dan jiwanya, itu bukan bagian dari visi syiar saya…

Semua rekam jejak saya dimasa lalu tidak akan saya biarkan jadi ‘fitnah’ dan jadi ‘gunjing’ buat orang lain, ITU MEMANG METAMARFOSA HIDUP SAYA MENUJU ‘LEBIH BAIK’ dari SEBELUMNYA dan saya akan menyicil memperbaikinya lewat tidak membiarkannya begitu saja…

Jujur, saya super haru, saya tahu saya pernah salah, pun sekarang masih salah dan belum sepenuhnya keluar dari salah, tapi saya seperti senang berada di banyak peluang salah yang dilapisi opini pembenaran dan pemakluman layaknya Muslimah yang mengaku Menjalani Syariat sesuai AlQuran dan As Sunnah tapi aplikasi dilapangannya baik dunia nyata ataupun maya, MINUS ZERO…. masih abu-abu, masih mengikuti tren dan gemar memaklumi diri sendiri, Naudzubillahiminzalik itu saya 😦

Mulai hari ini, saya akan cicil pangkas dan cicil hapus, semoga tidak menyerah untuk membersihkannya

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

Jalan HIJRAH Menuju Kaffah

Keluarga Oktafianus

*Jadwal Puasa SUNNAH MUHARRAM 1440 H* ⏱🗒🍴⏱🗒🍴⏱🗒 *_Puasa Senin-Kamis_:* 1⃣Kamis, 3 Muharram 1440 H/ 13 September 2018 M 2⃣Senin, 7 Muharram 1440 H/ 17 September 2018 M ➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖ *_Puasa Asyura'_:* 1⃣Rabu, 9 Muharram 1440 H/ 19 September 2018 M (Sehari *sebelum* Puasa Asyura) 2⃣Kamis, 10 Muharram 1440 H/ 20 September 2018 M (Puasa Asyura') 3⃣Jumat, 11 Muharram 1440 H/ 21 September 2018 M (Sehari *setelah* Puasa Asyura') ➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖ *_Puasa Ayyamul Bidh_:* 1⃣Ahad, 13 Muharram 1440 H/ 23 September 2018 M 2⃣Senin, 14 Muharram 1440 H/ 24 September 2018 M 3⃣Selasa, 15 Muharram 1440 H/ 25 September 2018 M ➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖ *_Puasa Senin-Kamis_:* 1⃣Kamis, 17 Muharram 1440 H/ 27 September 2018 M 2⃣Senin, 21 Muharram 1440 H/ 1 Oktober 2018 M 3⃣Kamis, 24 Muharram 1440 H/ 4 Oktober 2018 M 4⃣Senin, 28 Muharram 1440 H/ 8 Oktober 2018 M 🔖 *Keterangan:* 🗞Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, *_“Berbagai amalan dihadapkan (pada Allah) pada hari Senin dan Kamis, maka aku suka jika amalanku dihadapkan sedangkan aku sedang berpuasa.”_ * (HR. Tirmidzi no. 747. Shahih dilihat dari jalur lainnya). 🗞Para shahabat berkata: *_"Ya Rasulullah, sesungguhnya hari itu diagungkan oleh Yahudi."_ Maka beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:* *_"Di tahun depan Insya Allah kita akan berpuasa pada tanggal 9."_ Tetapi sebelum datang tahun depan Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam telah wafat.* (HR. Muslim, Abu Daud, Thabary dalam Tahdzibul Atsar, Baihaqi dalam Al-Kubra dan As-Shugra, serta Syu’abul Iman dan Thabrabi dalam Al-Kabir) Berdasarkan hadits Ibnu Abbas Radhiyallahu ‘anhu yang diriwayatkan oleh Imam Ahmad dengan lafadz sebagaimana telah disebutkan oleh Ibnul Qayyim dalam al-Huda dan al-Majd Ibnu Taimiyyah dalam al-Muntaqa: *_"Selisihilah orang Yahudi dan berpuasalah sehari sebelum dan setelahnya."_* Al-Hafidz berkata (Fathul Baari): *_"Puasa Asyura mempunyai 3 tingkatan, yang terendah berpuasa sehari saja, tingkatan diatasnya ditambah puasa pada tanggal 9, dan tingkatan diatasnya ditambah puasa pada tanggal 9 dan 11."_* #copas #WAG #syiarsyari
#repost from @shinnichivega . . Alhamdulillah, Another compliment provided by Traveloka for our mom Irmalida, Thank you IBIS Budget Cikarang Festival for these awesomeness ! . . #ibis #ibishotel #cikarang #escapegateway #keluargaoktafianus #theoktafianus

Jazakumullah Khoir

  • 81,243 hits
%d bloggers like this: