Bersabarlah, Ujian itu Indah 

Leave a comment

13/12/2017 by keluarga Oktafianus

Itulah tema kajian yang di bawakan oleh Al Ustadz Ahmad Zainudin Lc Hafidhahullah pada Jumat 8 Desember 2017, beliau menjelaskan kenapa angkat tema itu, karena ujian itu mengandung aqidah yaitu beriman kpd takdir baik dan buruk.

Ujian itu ada 3, bisa kepada diri sendiri, kpd harta, atau kpd keluarga kita..

Dan begitulah hakikat kehidupan dunia yaitu cobaan bagi seorang hamba.

Bahkan hal sepele susah buang air besar(BAB)itupun ujian bagi hamba..

☝Allah ta’ala berfirman

تُرْجَعُونَ وَإِلَيْنَا فِتْنَةً وَالْخَيْرِ بِالشَّرِّ وَنَبْلُوكُمْ الْمَوْتِ ذَائِقَةُ نَفْسٍ كُلُّ

“Tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati. Kami akan menguji kamu dengan keburukan dan kebaikan sebagai cobaan (yang sebenar-benarnya). Dan hanya kepada Kamilah kamu dikembalikan.”
(QS. Al-Anbiya: 35)

juga firmanNya,

تَبَارَكَ الَّذِي بِيَدِهِ الْمُلْكُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ الَّذِي خَلَقَ الْمَوْتَ وَالْحَيَاةَ لِيَبْلُوَكُمْ أَيُّكُمْ أَحْسَنُ عَمَلاً وَهُوَ الْعَزِيزُ الْغَفُورُ

“Maha Suci Allah yang di tangan-Nyalah segala kerajaan, dan Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu. Yang menjadikan mati dan hidup, supaya Dia menguji kamu, siapa di antara kamu yang lebih baik amalnya. Dan Dia Maha Perkasa lagi Maha Pengampun.”
(QS. Al-Mulk: 1-2)

Maka jika kehidupan dunia ujian,manusia punya 4 sikap dalam menghadapinya:

1.Tidak sabar, mengeluh, dan murka dengan ujian yg menimpanya.

2.Sabar dalam ujian dan ini wajib bagi setiap muslim

3.Ridho dengan ujian yg dihadapinya(seperti kisah abu Qilabah)

4.Bersyukur dengan ujian yg menerpanya.

Kemudian Ujian akan terasa indah jika kita bersabar, karena mendapatkan nikmat dari Allah ta’ala, apa itu???

👉Mendapatkan pujian dan keberkahan dari Allah,mendapatkan rahmat,dan mendapat petunjuk Hidayah dari Allah ta’ala.

Allah Ta’ala berfirman,

وَلَنَبْلُوَنَّكُمْ بِشَيْءٍ مِنَ الْخَوْفِ وَالْجُوعِ وَنَقْصٍ مِنَ الْأَمْوَالِ وَالْأَنْفُسِ وَالثَّمَرَاتِ وَبَشِّرِ الصَّابِرِينَ (155) الَّذِينَ إِذَا أَصَابَتْهُمْ مُصِيبَةٌ قَالُوا إِنَّا لِلَّهِ وَإِنَّا إِلَيْهِ رَاجِعُونَ (156) أُولَئِكَ عَلَيْهِمْ صَلَوَاتٌ مِنْ رَبِّهِمْ وَرَحْمَةٌ وَأُولَئِكَ هُمُ الْمُهْتَدُونَ (157) [البقرة: 155-157]

“Dan sungguh akan Kami berikan cobaan kepadamu dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan, dan berikanlah berita gembira kepada orang-orang yang sabar. (yaitu) orang-orang yang apabila ditimpa musibah, mereka mengucapkan, “Inna lillaahi wa innaa ilaihi raaji’uun.” Mereka itulah yang mendapat keberkahan yang sempurna dan rahmat dari Rabb mereka dan mereka itulah orang-orang yang mendapat petunjuk.”
(Al-Baqarah: 155-157)
👉Mendapatkan Cinta Allah
Dari Anas bin Malik, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

“Sesungguhnya pahala besar karena balasan untuk ujian yang berat. Sungguh, jika Allah mencintai suatu kaum, maka Dia akan menimpakan ujian untuk mereka. Barangsiapa yang ridho, maka ia yang akan meraih ridho Allah. Barangsiapa siapa yang tidak suka, maka Allah pun akan murka.”
(HR. Ibnu Majah no. 4031, hasan kata Syaikh Al Albani)

👉Adanya Rasa Tawakal kpd Allah ta’ala

Ibnu Rajab Al Hambali rahimahullah berkata, “Jika kesempitan itu semakin terasa sulit dan semakin berat, maka seorang hamba jadi putus asa. Demikianlah keadaan hamba ketika tidak bisa keluar dari kesulitan. Ketika itu, ia pun menggantungkan hatinya pada Allah semata. Akhirnya, ia pun bertawakkal pada-Nya. Tawakkal inilah yang menjadi sebab keluar dari kesempitan yang ada. Karena Allah sendiri telah berjanji akan mencukupi orang yang bertawakkal pada-Nya. Sebagaimana Allah Ta’ala berfirman,

وَمَنْ يَتَوَكَّلْ عَلَى اللَّهِ فَهُوَ حَسْبُهُ

“Dan barangsiapa yang bertawakkal kepada Allah niscaya Allah akan mencukupkan (keperluan)nya.”
(QS. Ath Tholaq: 3)”
Jaami’ul wal Hikam, Ibnu Rajab Al Hambali, hal. 238, Darul Muayyid, cetakan pertama, tahun 1424 H

👉Semakin merasa lemah disisi Allah ta’ala

👉Diberikan pahala tanpa batas

Allah ta’ala berfirman,

نَّمَا يُوَفَّى الصَّابِرُونَ أَجْرَهُم بِغَيْرِ حِسَابٍ

“Sesungguhnya hanya orang-orang yang bersabarlah yang dicukupkan pahala mereka tanpa batas”. [Az-Zumar : 10]

👉Dijanjikan Rumah di Syurga

Dari Abu Musa al-Asy’ari, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
“Apabila anak seorang hamba meninggal dunia, maka Allah bertanya kepada malaikat, ‘Apakah kalian mencabut nyawa anak hamba-Ku?‘ Mereka menjawab, ‘Ya’. Allah bertanya lagi, ‘Apakah kalian mencabut nyawa buah hatinya?‘ Mereka menjawab, ‘Ya’. Allah bertanya lagi, ‘Apa yang diucapkan hamba-Ku?‘ Malaikat menjawab, ‘Dia memuji-Mu dan mengucapkan inna lillahi wa inna ilaihi raajiun‘. Kemudian Allah berfirman, ‘Bangunkan untuk hamba-Ku satu rumah di surga. Beri nama rumah itu dengan Baitul Hamdi (rumah pujian)‘.”
HR. Tirmidzi dan dihasankan syaikh Al-Albani

👉Dijanjikan Masuk Syurga

lanjutan hadist diatas..

“Dikatakan kepada anak yang mati ini, ‘Masuklah ke dalam surga’. Kemudian si anak mengatakan, ‘Tidak, sampai orang tuaku masuk surga’. Kemudian disampaikan kepadannya, ‘Masuklah kalian ke dalam surga bersama orang tua kalian’.”
HR. Nasa’i dan dishahihkan Al-Albani

👉Semakin besar ujian semakin tinggi tingkat keimanan nya

Dari Mus’ab dari Sa’ad dari bapaknya berkata, aku berkata: “Wahai Rasulullah, siapakah manusia yang paling berat ujiannya?” Kata beliau: “Para Nabi, kemudian yang semisal mereka dan yang semisal mereka. Dan seseorang diuji sesuai dengan kadar dien (keimanannya). Apabila diennya kokoh, maka berat pula ujian yang dirasakannya; kalau diennya lemah, dia diuji sesuai dengan kadar diennya. Dan seseorang akan senantiasa ditimpa ujian demi ujian hingga dia dilepaskan berjalan di muka bumi dalam keadaan tidak mempunyai dosa.”
HR. At-Tirmidzi no.2398, dishahihkan oleh syaikh Al-Albani

👉Dan Terakhir Ujian Adalah Penghapus Dosa

Rasulullah Shalallahu Alaihi Wassalam bersabda,

“Tidaklah seorang mukmin tertimpa suatu musibah berupa rasa sakit (yang tidak kunjung sembuh), rasa capek, rasa sakit, rasa sedih, dan kekhawatiran yang menerpa melainkan dosa-dosanya akan diampuni”
(HR. Muslim no. 2573).

MasyaAllah….benar..,benar ujian itu indah bagi hamba yang bersabar….

Semoga Bermanfaat😇

Ringkasan kajian
Ustadz Ahmad Zainudin Lc
20 Rabiul awal 1439H

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

Jalan HIJRAH Menuju Kaffah

Jazakumullah Khoir

  • 93,578 hits
%d bloggers like this: