Category Archives: Sami’na Wa A’thona

  1. Fenomena Artis mendadak Hijrah

    Leave a comment

    12/07/2018 by keluarga Oktafianus

    Bismillah, #introspeksidiri #ygbaruhijrah #masihsangatfakirilmu Alhamdulillah alladzi bi ni’matihi tatimmush-shoolihaat Banyak artis yang memutuskan berhijab ditengah maraknya yang menanggalkan hijabnya dengan …
    Continue reading

  2. Kenapa harus bercadar? ISLAM yang biasa-biasa saja lah…

    Leave a comment

    12/07/2018 by keluarga Oktafianus

    Bismillah, Teruntuk fulanah yang dengan ilmunya nyeletuk pernyataan seperti ini, semoga Allah Azza wa Jalla selalu menjaga Istiqomah kita dijalan …
    Continue reading

  3. Malu sama ALLAH

    Leave a comment

    08/06/2018 by keluarga Oktafianus

    Teruntuk Niat ku yang mudah berbolak-balik, Semangat Hijrahku yg kerap on-off dan Penyakit Hati ku yg suka kumat, . . …
    Continue reading

  4. Kenapa Umat Islam Tidak Merayakan Valentine’s Day ?

    Leave a comment

    14/02/2018 by keluarga Oktafianus

    ☝🏼Telah diketahui dan disepakati oleh umat Islam bahawa hari raya di dalam Islam hanya ada dua, iaitu Idul Fitri dan …
    Continue reading

  5. Pengalaman Perdana : Naik Pesawat keluar negeri Berniqab/ bercadar

    1

    29/11/2017 by keluarga Oktafianus

    Alhamdulillah alladzi bi ni’matihi tatimmush-shoolihaat Tahun 2017 yang luar biasa sibuknya, suami yang sedang banyak jadwal perlombaan baik dalam dan …
    Continue reading

  6. Perlahan Menuju Meninggalkan Musik

    Leave a comment

    09/02/2017 by keluarga Oktafianus

    Awal saya dan Suami mengenal Sunnah dan memulai Tashfiyah dan Tarbiyah, ada 2 (dua) hal yang sangat menghantam kami sampai …
    Continue reading

  7. (masih) Terjerat RIBA

    Leave a comment

    14/01/2017 by keluarga Oktafianus

    ” Siapa yang berutang dan dia bertekad untuk membayarnya niscaya Allah akan memudahkannya untuk melunasi hutangnya. Dan siapa yang berutang …
    Continue reading

Jalan HIJRAH Menuju Kaffah

Keluarga Oktafianus

“Dan sesungguhnya telah diwahyukan kepadamu dan kepada (nabi-nabi) yang sebelummu: “Jika kamu berbuat syirik, niscaya akan terhapuslah amalmu dan tentulah kamu termasuk orang-orang yang merugi” (QS. Az Zumar: 65)
Feeding the Camel
Bismillah, 🌷🌷Teruslah berdoa, berprasangka baik kepada Allah🌷🌷 Putus asa, merasa doanya tidak akan terkabul, serta tergesa-gesa ingin doanya segera terwujud merupakan sikap yang menjadi penghalang terkabulnya doa. . . Berdasarkan hadits yang diriwayatkan oleh Al-Bukhari dan Muslim, bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Doa yang dipanjatkan seseorang di antara kalian akan dikabulkan selama dia tidak tergesa-gesa. Dirinya berkata, ‘Aku telah berdoa namun tidak juga terkabul.’” Seseorang yang berdoa sepatutnya yakin bahwa doanya akan dikabulkan, karena dia telah memohon kepada Dzat yang Paling Dermawan dan Paling Mudah Memberi. ”Dan Rabbmu berfirman, ‘Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Kuperkenankan bagimu.” (Q.S. Al-Mu’min: 60) Barang siapa yang belum dikabulkan doanya jangan sampai lalai dari dua hal:Mungkin ada penghalang yang menghambat terkabulnya doa tersebut, seperti: memutus hubungan kekerabatan, bersikap lalim dalam berdoa, atau mengonsumsi makanan yang haram. Secara umum, seluruh perkara ini menjadi penghalang terkabulnya doa.Tanamkan dalam keyakinan kita, bahwa boleh jadi pengabulan doanya ditangguhkan atau dia dipalingkan dari keburukan yang senilai dengan isi doanya. Sebagaimana diriwayatkan oleh Abu Sa’id Al-Khudri radhiallahu ‘anhu, Bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Tidaklah seorang muslim memanjatkan doa yang tidak mengandung dosa dan tidak pula pemutusan hubungan kekerabatan, melainkan Allah akan memberinya salah satu di antara tiga hal: doanya segera dikabulkan, akan disimpan baginya di akhirat, atau dirinya akan dijauhkan dari keburukan yang senilai dengan permohonan yang dipintanya.” Para shahabat berkata, “Kalau begitu, kami akan banyak berdoa.” Rasulullah menanggapi, “Allah lebih banyak (dalam mengabulkan doa kalian).” (Diriwayatkan oleh Ahmad dan Abu Ya’la dengan sanad jayyid (baik); hadits ini berderajat shahih dengan adanya beberapa hadits penguat dari jalur ‘Ubadah bin Shamit yang diriwayatkan oleh At-Tirmidzi dan Al-Hakim, serta dari jalur Abu Hurairah yang diriwayatkan oleh Ahmad dan selainnya.) Read more https://muslimah.or.id/5586-doa-agar-dikaruniai-anak.html

Jazakumullah Khoir

  • 82,455 hits