Tag Archives: Snorkeling

  1. Snorkeling bersama Anak dan Bayi

    4

    14/03/2015 by keluarga Oktafianus

    Kecintaan baru kami terhadap dunia bawah air, menggiring minat kami sekeluarga untuk eksplorasi beberapa spot menarik di beberapa area terdekat, …
    Continue reading

  2. Sapi Island, Kota Kinabalu, Malaysia

    Leave a comment

    28/02/2015 by keluarga Oktafianus

    Alhamdulillah sampai juga 🙂 Snorkeling Time! Thx Digi atas koneksi inet yg kerennnnn – with Irmalida and Teddy at Pulau …
    Continue reading

  3. Sarapan di Jesselton Point, Kota Kinabalu, Malaysia

    Leave a comment

    28/02/2015 by keluarga Oktafianus

    Ngupi2 sebelum melaju 2 pulau : Sapi Island dan Manukan Island for Snorkelinggggggggg ! #RockinTrip Pagi sekali kami langsung men-set …
    Continue reading

  4. Going to Kota Kinabalu

    Leave a comment

    26/02/2015 by keluarga Oktafianus

    Mata masih pada kubil… muka pada penyok, another Malaysia #RockinTrip kali ini tanpa Vega dan Ryu yg sedang persiapan MidTest… …
    Continue reading

  5. Go Snorkeling !

    Leave a comment

    13/02/2015 by keluarga Oktafianus

    Snorkeling (selam permukaan) atau selam dangkal (skin diving) adalah kegiatan berenang atau menyelam dengan mengenakan peralatan berupa masker selam dan …
    Continue reading

  6. NIKON Coolpix S32

    Leave a comment

    13/02/2015 by keluarga Oktafianus

    Bagi sesiapa pun yg menyukai Nikon, akan selalu puas menggunakan produknya karena tergolong satu dari beberapa merek yang menjual kamera …
    Continue reading

Jalan HIJRAH Menuju Kaffah

Keluarga Oktafianus

*Ringkasan Adab Berhari Raya Idul Fitri* Sebelum kita –kaum muslimin- merayakan hari raya Idul Fitri tahun 1439 H, ada beberapa adab yang penting untuk diperhatikan. Siapa yang mengamalkannya, semoga ia mendapatkan limpahan pahala dari Allah subhanahu wa ta'ala. Berikut ini di antara adab tersebut yang kami ketengahkan dengan ringkas. Semoga bermanfaat dan diberi kemudahan untuk diamalkan. 1). Menghadirkan niat yang baik. 2). Mandi pagi sebelum menuju lapangan pelaksanaan shalat Ied. 3). Mengenakan wewangian bagi laki-laki. 4). Mengenakan pakaian yang rapi dan baru jika ada, utamanya yang berwarna putih (bagi laki-laki). 5). Menyisir dan merapikan rambut. 6). Mengeluarkan zakat fitrah sebelum menuju lapangan shalat Ied. Ini adalah waktu utama untuk mengeluarkan zakat fitrah. 7). Menyantap beberapa buah kurma sebelum menuju lapangan shalat Ied, utamanya dengan bilangan ganjil. 8). Bersegera menuju lapangan shalat Ied. 9). Menuju lapangan sambil bertakbir dengan mengeraskan suara (bagi laki-laki). Di antara lafal takbir yang shahih yaitu dari sahabat Ibnu Mas’ud radhiyaAllahu anhu yang berbunyi, “Allahu Akbar, Allahu Akbar, Laa ilaaha Ilallahu-Wallahu Akbar, Allahu Akbar wa Lillahil-Hamdu (Allah Maha besar, Allah Maha besar, tiada tuhan yang haq kecuali Allah, dan Allah Maha besar, Allah maha besar dan bagi Allah semata segala pujian).” (Sahih riwayat Ibnu Abi Syaibah) 10). Terus memperbanyak bertakbir hingga datangnya imam/khotib. 11). Mengajak para wanita untuk ikut menuju lapangan shalat Ied walaupun ia sedang haid, namun tentu saja mereka tidak boleh mengerjakan shalat Ied. 12). Mengajak anak-anak untuk ikut menuju lapangan shalat Ied. 13). Sunnahnya menuju lapangan shalat Ied dengan berjalan kaki. 14). Berangkat menuju lapangan shalat Ied dan pulang darinya melalui jalan yang berbeda. 15). Hanya mengerjakan shalat Ied dua rakaat. Tidak ada sholat tahiyyat lapangan, qobliyah dan ba’diyah Ied. 16). Saling memberi ucapan selamat dengan kalimat “Taqabballlahu minaa wa minkum (Semoga Allah menerima amal ibadah kita semua)” atau ucapan baik lainnya. 17). Tidak boros harta di hari raya. 18). Tidak berjabat tangan antara laki-laki dan wanita yang bukan mahramnya.
#repost @alquintjethro . . Me and My Custom Gun Made by Daddy,,,
JANGAN AJARI ANAKMU JADI PENGEMIS DI HARI IED FITRI "Liat tuh pakde datang. Salim sana biar dapat uang" . . "Ayo kita ke rumah teman ayah. Dia orang kaya, kalo kesana pasti dikasih" . . "Mana nih tante buat ponakannya masa belum dikasih. Tante kan kerja thr nya banyak" . . Dan ucapan2 sejenis yang kadang masih terucap dari lisan orang tua yg kurang kajian. . . Sungguh malang nasibmu, nak. Jika yang orang tuamu ajarkan adalah mental orang2 lemah. Mental peminta-minta yang justru sebenarnya dalam Islam sangat dilarang. . . “Barangsiapa meminta-minta padahal dirinya tidak fakir, maka seakan-akan ia memakan bara api" (HR Ahmad 4/165) . . Dalam islam kita diajarkan, sebaik-baik manusia ialah yang bermanfaat pada yang lainnya. Jika kita belum mampu menebar manfaat (berbagi) maka islam juga mengajarkan kita agar memiliki rasa Iffah. Yaitu rasa malu dalam takwa. Termasuk malu dalam meminta. Juga rasa Izzah, harga diri yang tinggi sebagai seorang muslim yang membuatnya tak mau merendahkan diri hanya demi rupiah. . . So, pilihan bagi muslim yang baik adalah berbagi atau tetap menjaga diri dari meminta. Tinggikan derajatmu dengan tidak mengajarkan si kecil meminta pada nenek, kakek, om, tante, paman, uwa, dll, dsb, dst di hari nan suci. Wallahu a'lam Karna mukmin itu ADAB DULU BARU ILMU 🌱
“Seorang hamba, ia membutuhkan majelis dimana ia menyendiri dengan Rabb-nya, ia mengingat satu demi satu dosanya lalu ia memohon ampun pada Rabb-nya.” (Al Imam Masruq -rahimahullah-, Mushannaf Ibnu Abi Syaibah) Saudaraku... Malam-malam inilah moment terbaik untuk berkhalwat (menyendiri) dengan ALLAH ta’ala. Berkhalwatlah... Karena para pencinta selalu ingin menghabiskan sebuah malam hanya bersama Dia yang ia cintai. Selamat datang 10 malam terbaik... Selamat menikmati keberkahan dan keindahannya. وفقنا الله واياكم لما يحبه ويرضاه في هذه الليالي ✏ Muhammad Nuzul Dzikri

Jazakumullah Khoir

  • 77,601 hits